18 Mei, 2017

Pernikahan Di Gedung Dengan Budget di Bawah 100 Juta

Pernikahan Di Gedung Dengan Budget di Bawah 100 Juta

foto: desainrumahnya.com

“Kemarin sodara aku nikahan nggak sampe 200 juta kok”
“ya ampuun, aku nikah 8 tahun lalu udah 150 juta”
“Aku untuk foto dari prewed, akad dan resepsi totalnya nggak sampe 50 juta kok”


WHOTT ITU DUIT SEMUA?


Semakin dewasa, keinginan, impian dan khayalan tentang akad dan resepsi pernikahan saya berubah.


Pada masanya, saya ingin pernikahan yang: di gedung di Jakarta Pusat, dengan pilihan catering dan riasnya A atau B atau C, nanti di dalam ada A ada B ada C, dan souvenirnya HARUS BANGET nggak pasaran.


Kemudian berubah menjadi: boleh nggak sih kalo Akad Nikah aja? Atau iya deh ada resepsi, tapi akad nya di KUA aja ya? Jangan ribet dan mahal deeeh…


Menikah di usia 28 tahun dan sudah beberapa tahun nyari uang membuat saya jadi sangat concern soal biaya. Orang tua saya pensiunan PNS, sudah beda era dengan kakak saya yang menikah saat ayah saya masih ngantor. Lagipula… Baju bagus, make up terkini, dekorasi full bunga, acara heboh itu hanya bertahan beberapa jam saja… sisanya, mungkin pulang ke rumah orang tua lagi karena belom punya rumah sendiri, dan besoknya masih berjibaku naik KRL. Hahaha *kucekmata *mataAdamLevine


Tapi kan semua harus lihat kondisi juga. Apa iya orang tua setuju? Lingkungan bagaimana? Siap menjawab komentar dan pertanyaan? Apalagi orang tua saya, yang kemudian menular ke saya, tipe yang mengusahakan datang tiap ada undangan. Mereka juga cukup eksis, teman dan kenalannya bwanyak!


Akhirnya diputuskanlah jika pernikahan akan dilakukan di gedung. Menikah di rumah tidak masuk dalam pertimbangan karena rumah orang tua saya agak jauh dari jalan utama, dan menikah di gedung membuat kami sudah nggak punya PR besar lagi sesudah hajatan (baca: beberes rumah dan lingkungan, saudara yang menginap, dll). 


Meskipun ini akan menjadi ‘hajatan orang tua’, tapi sayalah yang incharge penuh untuk acara ini. Saya membatasi agar budgetnya tidak lebih dari 100 juta. Tidak boleh lebih, apalagi sampai membuat kita merasa ‘berat’: dalam konteks biaya, waktu dan pikiran. Pada dasarnya saya ingin acara yang simple, yang penting inti dan sakral nya dapet. Tapi keinginan ini harus bisa di-combine dengan kondisi lingkungan. Budget ini memang relatif, namun sepertinya untuk tahun 2017, ini biaya yang masih realistis.


Oke, akhirnya didapatlah bulan Februari 2017 untuk menikah, dengan persiapan di bulan Oktober 2016 (5 bulan). Saat itu kami memutuskan untuk menikah di gedung Asrama Haji Bekasi Barat dengan harga gedung Rp 9.000.000 dan akad nikah Rp 500.000. Soal gedung, sempet merasa salah pilih siiih, karena selisih 3 juta sudah dapat gedung Cawang Kencana di Jakarta yang masih available di bulan Februari. Tapi sudah dibayar dan… the show must go on. Ribet banget ah kalo nyari-nyari yang mau over DP segala.


Kemudian urusan catering. Sempat membandingkan beberapa catering yang dikenal cukup ekonomis, yaitu Hendra Pelangi Catering, Chikal Primarasa dan Nendia Primarasa. Harga ini sudah paket yaa, termasuk gedung + charge, makanan, rias, pelaminan, dekorasi, foto video dan entertainment.


1. Nendia Primarasa: Rp 102.500.000 (termasuk Gedung)
2. Hendra Pelangi Catering: Rp 90.000.000 (termasuk Gedung)
3. Chikal Primarasa: Rp 75.000.000 (tidak termasuk Gedung)


- Waktu permintaan pricelist: Oktober 2016 (ganti tahun biasanya harga naik)
- Pelaksanaan resepsi: Februari 2017
- Lokasi resepsi: Gedung Asrama Haji Bekasi Barat (harga sewa gedung Rp 9.000.000)
- Jumlah undangan: 400 undangan, tapi melebar menjadi 450 undangan termasuk keluarga (perkiraan 900 orang)


Akhirnya dengan beberapa pertimbangan, saya memilih Hendra Pelangi Catering. Review dan detilnya saya tulis di SINI.


Oke, yang besar-besar sudah dipilih yaa. Meskipun pada akhirnya ada penambahan dan pengurangan dari paket pernikahan, yaitu:
1. Undangan: paket Rp 2.200.000 dikeluarkan, saya pesan online dengan total biaya Rp 1.400.000
2. Tambahan penari merak Rp 2.500.000
3. Tambahan catering 50 porsi Rp 3.000.000
TOTAL BIAYA KE HPC: Rp 93.300.000


Karena sudah paket, kami ‘pasrahkan’ pada paket yang didapat tanpa tambahan. Tentunya dengan banyak catatan, misalnya pemilihan menu buffet yang selektif dan menu gubukan yang cukup mengenyangkan. Begitu juga untuk dekorasinya, kami request agar banyak warna pink dan merah supaya ‘dekorasi paketan’ ini warnanya bisa lebih hidup. Untuk pakaian dan make up, saya percayakan penuh saja sama sanggar rias Komalahadi (review nya di SINI).


Biaya apa saja tambahannya? Kalau saya sih…

1. Souvenir: Rp 2.000.000 (Lellalels Pouch)
2. Undangan: Rp 1.400.000 (Omah Pernik Jogja) – Review souvenir dan undangan saya tulis di SINI
2. Baju akad, kain dan jilbab: Rp 350.000 (Pasar Tanah Abang dan Blok A)
3. Baju kakak adik dan keponakan: Rp 450.000 (Pasar Tanah Abang)
4. Baju dan jilbab ibu: Rp 500.000 sudah plus jahit (Tanah Abang Blok A dan jahit di tetangga)
5. Blus saudara wanita dan batik pria: Rp 2.000.000 (Pasar Tanah Abang dan Pasar Beringharjo Jogjakarta)
6. Tambahan make up untuk saudara: Rp 1.200.000 (dari Komalahadi dan dari sanggar rias dekat rumah)
7. Biaya Infaq masjid sebagai lokasi akad: Rp 500.000
7. Sewa 2 kamar Asrama Haji: Rp 800.000


Kalau ditotal, sudah sedikit keluar dari budget ya :) Tapi tentu masing-masing calon pengantin punya konsep penambahan sendiri yang mungkin bisa bantu memangkas budget.


Printilannya mungkin ada yang lain lagi, misalnya biaya dan amplop penghulu (bapak saya kasih 1 juta all in plus segala urusan dengan KUA, jadi kita terima beres langsung ketemu saat akad, hehe), alas duduk untuk akad, kerudung teman (tidak ada baju ‘seragam’ untuk teman, saya hanya memberikan kerudung), jas dan dasi adik (tapi ini memang sudah niat beli), dan juga budget untuk pengiriman undangan via JNE jangan lupaa! Bahkan bapak saya membayar tukang rental komputer untuk print label nama, hehehe. Ya pokoknya nambah-nambah mah pasti ada terus gak kelar-kelar, apalagi untuk yang sifatnya ‘nggak enak kalo nggak ada’ (padahal bukan prinsip).


Karena mencari yang ‘pantas’ dan menjaga budget, saya nggak neko-neko mau ini itu. Kebanyakan kebutuhan saya beli di Pasar Tanah Abang (di pasar nya ya, karena saya dan mama sudah bertahun-tahun kulakan lokasi ini, jadi sudah cukup paham tempat incaran), batik untuk saudara pria saya dapatkan di Pasar Beringharjo Jogja saat jalan-jalan ke sana. Jadi harganya bisa relatif lebih murah dan motifnya bagus.


Untuk mahar, kami membeli cincin di Proyek Bekasi seberang Lotte Mart (kalau nggak salah namanya toko mas Mutiara). Sebagai orang yang nggak biasa beli emas, saya merasa dilayani dengan baik oleh mbak-mbaknya. Apalagi disana berkerudung semua, hmm bukan gimana yaa, tapi cara melayaninya sesuai untuk wanita-tak-mengerti-emas macam teteh plora. Satu lagi mahar yang diberikan adalah seperangkat alat sholat yang juga dibeli di Pasar Tasik Tanah Abang. Mantav!


Gimana untuk cincin kawin? Hahaha ini sih santai sajaaaaa… Kami beli cincin couple di Instagram (akun: juraganaksesoris_id) seharga Rp 150.000 sepasang. Bahan titanium yang anti karat dan anti asam, sudah free ukir nama, Afid bisa pake dan kalo ilang nggak pake nangis. Hehehe. Lagipula saya nggak nyaman pake perhiasan emas.


Untuk packaging cincin kawin dan mahar, saya hias sendiri (Review DISINI) :) Tentunyaaa lebih hemat dan senang sekali bisa membuat sendiri untuk hari pernikahan saya :) Bisa dibilang modalnya 0 rupiah saja karena menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah dan juga unboxing seserahan saat lamaran (Review DISINI) - yang juga saya beli dan hias sendiri, wakakaka. Inilah untungnya punya mama yang artistik, berbagai kebutuhan dekorasi ada di rumah dan banyak printilan yang bisa dimanfaatkan.


Untuk pengiriman undangan ke tetangga, bapak saya lakukan sendiri sekalian silaturahmi. Untuk tetangga atau saudara sekitar Bekasi dan Jakarta Timur, diutus om saya untuk mengantar. Orang tua juga memanfaatkan acara arisan, senam, ataupun hadir di undangan pernikahan untuk menyampaikan undangan pernikahan saya. Sisanya dikirim via JNE deh.


Kalau saya? Untuk teman kantor yang pasti ketemu, saya berikan undangan hardcopy. Sisanya? Whatsapp ajaaaaa hahaha… Tentunya jika saya sudah whatsapp, undangan fisik akan saya simpan supaya tamu tidak membludak karena total undangan kebanyakan.


Meskipun tampak ‘mudah’, nyatanya resepsi pernikahan ini nggak lepas dari aneka drama dan air mata, hahahaha *menitikkan air mata di pundak abang fedi nuril*. Tentu saja menuju pernikahan kami menjadi lebih sensitif dan baper. YAKALII 100 JUTA KAN DUIT SEMUA ECEUU… Apalagi banyak yang perlu disesuaikan antar 2 keluarga. Tapi Alhamdulillah wasyukurillah, hari besar itu sudah terlewat, dan kini PR bagi kami berdua adalah bagaimana membangun dan menjalankan pernikahan yang barokah, sakinah, mawaddah, warahmah :)


Sekian dulu tausyiah dari mamah plora, semoga postingan ini bisa sedikit menginspirasi man teman yang punya cara pandang seperti akuh mengenai perhelatan resepsi pernikahan di gedung. Yang terpenting, bagaimanapun konsep hari H pernikahannya, jangan lupa untuk mempersiapkan jiwa raga dan ilmu dalam membangun rumah tangga ya… karena mungkin resepsi ditujukan untuk ‘menyiarkan berita’, tapi di hari setelahnya, hanya kita yang tahu mau bagaimana rumah tangga ini mau dibina… Aduh mamah plora bijak sekali. Hihihi.


ARTIKEL LAINNYA TENTANG PERSIAPAN PERNIKAHAN:

1 komentar:

Elah bali mengatakan...

Saya pendatang baru di Room ini ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada Aki karena berkat bantuan Number togel 4D yang AKI berikan ternyata benar-benar tembus dan alhamdulillah AKI saya menang angka sebanyak Rp 170 juta dalam bentuk uang Indonesia saya menang banyak karena saya pasang angka AKI MANGKUBONO dari 5 bandar di sini,saya tidak tau harus berbuat apa untuk membalas kebaikan AKI,awalnya saya kurang yakin dengan angka yang AKI berikan kalau ternyata alhamdulillah saya menang 4D lagi dan kalau boleh saya jujur AKI sudah berapa banyak peramal di internet yang saya hubungi tidak ada satupun yang tembus malahan hutang-hutang saya bertambah banyak tapi dengan bantuan AKI kini kehidupan saya jauh lebih sukses dari pada sebelumnya ini dan alhamdulillah saya ada rencana pulang kampung sebelum hari raya AKI karena sudah 4 tahun di HONGKONG jadi pembantu tidak pernah pulang ke indonesia tapi karena bantuan AKi saya akan pulang ketemu ke dua orang tua saya itu semua berkat bantuan AKI jadi bagi teman-teman pencinta togel yang tidak pernah merasakan kemenangan 4D silahkan hubungi AKI MANGKUBONO di nomor : 085203333887 Karena angka yang di berikan AKI MANGKUBONO sudah buktikan dalam 5 putaran ini tidak perna meleset dan saya pastikan anda tidak akan kecewah dan anda jangan mudah tergiur dengan janji-janji saatnya kita perlu bukti cuma AKI MANGKUBONO yang menjamin 100% kemenangan.kalau mau bukti hubungi sekarang....? DARI SAYA IBU Elah TKI DARI HONGKONG.