24 Agustus, 2015

Nanami Ramen: Makan Ramen Nikmat dan Halal di Cikini

Katanya sih, salah satu kunci enaknya ramen terletak pada penggunaan minyak babi dalam komposisinya. Ramen tanpa minyak babi ibarat sayur asem tanpa asem. Seperti makan Indomie tanpa bumbu serbuknya. Gak nendang, ga khas. Katanya loh yaa, saya kan belom pernah nyicipin. 

Masih di kawasan favorit saya, Cikini. Nanami Ramen ini letaknya persis bersebelahan dengan AH Cikini, di Ground Floor Hotel Ibis Budget, ada di samping Taman Ismail Marzuki dan seberang Seven Eleven. Kenapa favorit? Soalnya Cikini itu deket stasiun, masih enak buat jalan kaki, banyak tempat makan enak, nggak usah keliling mall plus repot cari parkir jauh, dan deretan tempat makan di Hotel Ibis Budget ini nggak terlalu rame. Asiklah.

 Dari depan, Nanami Ramen sudah melabelkan diri sebagai restoran ramen yang halal. Saya sih nggak melihat ada sertifikasi dari MUI, tapi setidaknya pengunjung jadi paham, di sini nggak pake minyak babi dan daging babi. Owner sekaligus chef professional, om Akiyuki Iitaka, kayaknya memang serius buat usaha di Indonesia, yang mayoritas warganya adalah Muslim. 

19 Agustus, 2015

Soto Betawi H. Mamat: Nyobain Soto Paling Hits di BSD!






















Google memang selalu punya jawaban dari permasalahan hidup. Juga problematika perut. Siang bolong di kawasan BSD, saya googling tentang makanan enak di sini. Kalo bisa jangan yang di mall, dan tentu bukan franchise. Mainnya jauh, jadi cari makannya yang terkenal dongs! 

Akhirnya kita mampir ke warung Soto Betawi H. Mamat. Lokasinya gampang dicari deh. Ada beberapa cabang, di antaranya yang sederetan Stasiun Rawabuntu, sebelah SPBU D'Latinos, dan juga yang dekat ITC BSD arah Teras Kota. Nah, saya ke tempat yang kedua ini.

17 Agustus, 2015

Ceritanya sih....



Sushi pesanan kami dibawah ekspektasi. Rasanya tak istimewa. Tapi obrolan tetap berjalan seru, antusiasme dan hati tetap merah jambu. Walaupun belakangan rasanya ujian lebih berat. Alhamdulillah selalu Allah beri kekuatan.

Ceritanya sih minggu ini anniversary, yang kesekian.

--
Dulu, saya pernah diberi nasihat oleh seorang teman kuliah. Pak Sonny namanya. Sudah menikah sekian belas tahun. “Temukanlah orang yang punya karakter kuat, Flo. Karakter itu akan dia bawa sampai kalian tua nanti,” katanya.
Saya sih dulu ho oh ho oh aja.
Sekarang saya paham maksudnya.
--

Mumpung ini hari kemerdekaan, sayapun whatsapp dia.
 “Aku abis daftar lomba panjat pinang nih. a.k.a memanjatkan doa supaya cepet dipinang”
Doi hanya membalas “huahahahahaha”. Udah gitu doang. Dasar ulet sagu.


foto bersama bapak camat

12 Agustus, 2015

Tips Makan di Sushi Tei saat Lagi Kere


Buat saya (si penyuka sushi fusion, tapi nggak expert tentang sushi karena bisanya makan doang -eh panjang ye-), Sushi Tei itu salah satu tempat makan sushi yang enak, mantap, meski kadang (kalo lagi khilaf) bisa bikin dompet sedih. 

 Tapi tenanglah kisanak. Masih banyak jalan menuju Cilacap.

Berdasarkan pengalaman pribadi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan supaya makan enak tidak selalu linier dengan harga yang mehil. Iya, saya mah anaknya gitu, kalo makan nikmat tetep waspada harga. Hehehe. Ini dia: